Selamat untuk ayahku dan ayah tiriku. kalian tlah berhasil membuat hidupku berantakan, Kalian tlah berhasil membuat aku kebingungan mencari jalan kebahagiaan, kalian tlah berhasil membuat aku masuk kedalam lembah hitam, dan kalian tlah berhasil membuat hidupku penuh dengan duka.

selamat untuk ayahku dan ayah tiriku. Kalian tlah berhasil mengenalkan aku dengan roko dan minuman keras, kalian tlah berhasil mengenalkan aku dengan kebencian dan dendam, kalian tlah berhasil membuat ibuku meneteskan air matanya, dan kalian tlah berhasil melukai hatiku dan melukai hati ibuku.

Aku percaya bahwa karma itu benar-benar ada dan suatu saat nanti kalian akan bertemu dengannya. Itu pasti, dan aku yakin. Kata orang do’a anak yang teraniaya akan cepat di kabulkan. dan ketika selesai sholat aku selalu berdo’a kepada yang maha kuasa “kelak suatu saat nanti mereka akan merasakan apa yang pernah aku dan ibuku rasakan.”

Kau harus dengar ayahku! Selama 21 tahun kau tak pernah berani untuk menemuiku. Kenapa, kenapa yah? Apa alasan ayah?
mungkin ayah takan bisa menjawab pertanyaanku. Aku pun sudah tak perduli dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Hanya membuang-buang waktuku saja.

Kau harus dengar ayah tiriku! Kau bukan raja, yang harus selalu ku hormati dan selalu ku patuhi. Kau itu bukan siapa-siapa bagiku! Jika kau ingin di hormati, kau pun harus menghormatiku dan menghormati ibuku. Aku dan ibuku bukan anjing yang harus selalu patuh kepada tuannya. Aku dan ibuku juga manusia!
kau dengar ayah tiriku! Kesalahanmu terlalu banyak dan tak bisa ku maafkan. Kau masih ingat saat kau tampar ibuku? Mungkin kau sudah lupa. Tapi aku tak akan pernah lupa dan sampai kapan pun aku tak akan pernah melupakan kejadian itu.

 

Disini aku Cuma mau memberi penghargaan dan mengucapkan selamat atas keberhasilan kalian!!!

Terimakasih ayahku..

Terimakasih ayah tiriku..