Kehilanganmu (18-05-2012)
Aku seperti berada diantara mimpi dan kenyataan yang sungguh tak kuinginkan, kepergianmu meninggalkan luka batin yang tak mungkin dapat terobati. aku terdiam terpaku melihat dirimu terbujur kaku dengan pakaian serba putih. Ketika ku mulai menyadari kenyataan,
aku menangis seakan dunia tak lagi miliku..
Semua teman memelukku mencoba membuatku untuk tetap tegar, tapi hatiku terguncang dan air mataku berjatuhan. ingin sekali aku berteriak "bangunkan dia tuhan" aku sangat mencintainya berikan aku sedikit waktu dengan dirinya, biar kubuat dia bahagia..
Haruskah jalan ini kulalui tanpanya, tak bisakah waktu ku putar kembali??
seandainya waktu itu dapat ku putar kembali, aku tak ingin mengganggumu dengannya dan ku biarkan kau bahagia bersamanya.
Kehilangan dirimu sungguh menyakitkan nurani dan aku tak bisa menahan kesedihan yang begitu dalam..
jika memang kita harus berpisah, mengapa maut yang memisahkan!!
