Selasa, 28 Februari 2017


Assalamualaikum A.N.H..

Maaf, jika selama ini aku selalu membuat risih hidupmu tapi semua itu aku lakukan karna aku memang benar-benar menyukaimu.
apa aku salah menyukaimu?
apa aku salah ingin memilikimu?
jika aku salah, beri aku satu alasan.
mengapa aku tidak boleh menyukaimu dan mengapa aku tidak boleh memilikimu?

Bukan hanya aku saja yang memiliki rasa kepadamu, mungkin ada sekian banyak orang diluar sana yang juga memiliki persaan yang sama sepertiku.
dan aku adalah salah satu diantara mereka yang juga ingin memiliki dirimu.

Sama seperti seseorang yang sekarang telah menjaga dirimu.
sebelum dia memilikimu, aku yakin dia pun berusaha untuk mendapatkanmu dengan cara apapun dan dengan usaha seperti apapun.
seperti para lelaki lainya, langkah pertama yang harus dia lakukan adalah mendekatimu.
dan hari demi hari dia terus mendekatimu sampai dia menjadi temanmu, teman yang bisa membuat kamu nyaman berada disampingnya. dan itulah yang akan dilakukan para lelaki untuk mendapatkan si wanita yang dicintainya.

Tapi aku berbeda dengan mereka. aku tidak cukup banyak nyali untuk mendekatimu karna ada satu alasan.
aku malu karna aku bukan lelaki dari orang yang berada, aku hanya seorang lelaki yang berasal dari keluarga sederhana. dan itulah alasan kenapa aku tidak berani mendekatimu.

Mungkin lewat tulisan-tulisan ini aku merasa lebih dekat denganmu dan lewat sebuah do'a aku merasa telah memilikimu.
dan mungkin takdirku selamanya tidak akan pernah bisa memilikimu tapi do'aku akan melawan takdir.
karna dalam sebuah hadits yang pernah kubaca "Tidak ada yang dapat menolak takdir (ketentuan) allah ta'aala selain do'a. dan tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik." (HR. Tirmidzi 2065).

Dan aku tidak akan pernah bosan untuk mendo'akanmu.
aku akan berhenti mendo'akanmu jika memang takdir telah mempersatukanmu dalam sebuah satu ikatan yang sakral yaitu pernikahanmu dengan dia atau dengan orang lain yang juga kamu cintai.
dan aku tidak akan pernah menggangumu lagi karna aku tahu dia telah memilikimu seutuhnya.

Maaf, jika kamu tidak berkenan tapi aku akan tetap menulis tentangmu.
dan aku akan berhenti menulis tentangmu jika kamu benar-benar telah menemukan bahagiamu, entah itu dengannya atau dengan orang lain.

Wassalam..
Dariku yang mengagumimu

Deni Mustawan . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates